UN Tak Curang, Masa Depan Terang!
Senin, 29 Maret 2010 10:33:49 Kirim-kirim Print version
Klik untuk melihat foto lainnya...

Bahkan Panitia UN Kabupaten/Kota sudah mendistribusikan soal dan LJK ke Mapolsek terdekat.
Sama halnya dengan UN tingkat SMA/SMK/MA, para peserta UN SMP/MTs/SMPLB akan mulai ujian sekitar pukul 08.00 WIB.

Ujian dilakukan selama empat hari terhitung hari Senin (29/3) hingga Kamis (1/4). Hari pertama Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan terakhir IPA.

Ketua Panitia UN Provinsi Drs Budiyanta menuturkan ujian tingkat SMP tak berbeda dengan UN SMA/SMK/MA. Ujian itu akan diawasi TPI (Tim Pengawas Independen) dan pengawas ruangan.

Selain itu selama UN berlangsung mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.Dari evaluasi terhadap pelaksanaan UN SMA/MA/SMK, Budiyanta mengatakan pelaksanaan UN di Bengkulu tergolong aman dan lancar.

Tak ada temuan yang membuat UN harus diulang.
Oleh sebab itu, terkait pelaksanaan UN SMP, dia meminta pihak sekolah, orang tua dan peserta UN SMP untuk tetap melaksanakan UN sesuai aturan. Selain itu jangan percaya dengan kunci jawaban yang beredar via SMS.

Di sisi lain, Budiyanta mengatakan peristiwa tertukarnya soal di Lebong belum dikategorikan bocor. Karena soal yang dibagikan belum sempat dibaca oleh siswa.

Untuk mengantisipasi hal ini saya minta pengawas untuk lebih hati-hati dan mengecek dulu sebelum soal dibagikan ke siswa. Pastikan dan cocokan kode baru dibagikan, tegasnya.

Sementara itu Ketua PGRI Provinsi Bengkulu Prof. Dr Sudarwan Danim menuturkan untuk menghindari kebocoran soal dan beredarnya kunci jawaban, ia meminta tim pengawas baik ruangan dan independen melakukan pengawasan sesuai POS UN. Kalau UN dilaksanakan sesuai POS, UN akan bersih dari kecurangan dan kekacauan, tegasnya.

Pahami
Sementara itu Kadispendik Kota Dani Hamdani MPd melalui Ketua UN Kota Yunirhan MPd menuturkan agar tidak ada kesalahan dan soal tertukar, dia meminta saat pendistribusian soal yang dilakukan dua jam sebelum ujian berlangsung Kepala Sekolah diminta untuk tahu apa pelajaran yang diujikan hari itu.

Soal yang sudah didalam amplop disesuaikan antara kode soal dengan jumlah peserta. Kode yang diamplop dengan di kertas jangan tidak sama. Ini untuk meminimalisir kebocoran soal, terangnya.

Yunirhan menegaskan soal cadangan atau soal lebih tidak boleh berada di meja pengawas ataupun panitia. Haruslah disimpan dalam amplop yang disaksikan dan diawasi oleh pengawas dari Diknas dan independen serta polisi.

Di Mapolres
Sementara itu, sebanyak 50 dus soal UN SMP/MTs/SMPLB untuk Kota Bengkulu telah berada di Mapolres Bengkulu. Soal UN SMP kembali dititipkan di Mapolres. Ini untuk mengantisipasi dari aksi orang-orang yang tak bertanggung jawab, ucap Kadispendik Kota H Dani Hamdani MPd.

Di sisi lain, terkait pelaksanaan UN, pihak kepolisian akan kembali melakukan pengamanan. 160 personil akan kita kerahkan untuk mensukseskan UN. Masing-masing sekolah dijaga oleh 2 sampai 3 orang anggota polisi, ujar Kapolres Bengkulu AKBP Agung Setya Imam Effendi SIK SH MM melalui Kabag Ops Kompol Agus Desri Sandi SIK. (333/247)

 
 
Berita Berita Utama Lainnya
. Ganja 2 Kg Dikirim Via Pesawat Terungkap
. Peserta Sayembara Cerpen Membludak
. Caretaker Bupati Dilantik,Pilkada Kaur Mesti Damai
.  Buaya Gegerkan Warga Kota
. Pelantikan 4 Bupati Terpilih Misterius
. Dana Minim, Pilkada Kaur Putaran II Terancam
.  Gaji PNS dan TNI/Polri Naik 10 %
. Murman-Bundra Dilantik Malam Hari
. Agusrin-Junaidi Resmi Gubernur-Wagub Terpilih
. Gubernur: Tak Ada Alasan Tak Lantik Suherman-Slamet
 
  Iklan / Pariwara
  
radio lesita


umb


umb


umb