Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Muara Bangkahulu diback up Polres Bengkulu dibawah komando Kapolres AKBP Joko Suprayitno SST MK tengah menguber pemilik ganja 11 Kg tersebut.
Diamankannya ganja seberat 11 Kg itu berawal ketika Polsek Muara Bangkahulu menggelar Operasi Pekat di Jl Budi Utomo Beringin Raya Kota Bengkulu kemarin sekitar pukul 15.30 WIB.
Namun saat razia berlangsung, penumpang sebuah mobil Toyota Avanza warna hitam membuang tas sandang merek Studh warna hitam tak jauh dari lokasi razia.
Hal ini rupanya diketahui salah seorang bocah yang ada di sekitar lokasi. Melihat benda mencurigakan itu, bocah itu memanggil orang tuanya. Kemudian orang tuanya melapor ke anggota Polsek Muara Bangkahulu yang tengah razia.
Mengetahui hal itu, anggota Polsek Muara Bangkahulu bersama Kapolsek Muara Bangkahulu langsung menuju ke lokasi. Betapa kagetnya polisi mengetahui isi tas itu adalah 11 kilo ganja kering terdiri 7 bundel yang telah dipres.
1 bundel dengan berat 3,5 Kg, 1 bundel 2,5 Kg dan 5 bundel dengan berat masing-masing 1 Kg.
Melihat hal itu, polisi pun langsung melakukan pengejaran terhadap mobil Toyota Avanza warna hitam yang melaju dari arah Bengkulu Utara menuju Kota Bengkulu. Tapi sayangnya, mobil itu tak berhasil ditemukan.
Terkait temuan di Jl Budi Utomo Beringin Raya Kota Bengkulu itu, Kapolsek AKP Irianto SH langsung berkoordinasi dengan Kapolres AKBP Joko Suprayitno SST MK. Selanjut didampinggi Kasat Reskrim AKP Ananto Herlambang SIK, Kapolres langsung menuju TKP.
Dia juga langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek dan Polda untuk melacak jejak mobil Toyota Avanza warna hitam.
Kapolres Bengkulu AKBP Joko Suprayitno SST MK didampingi Kasat Reskrim AKP Ananto Herlambang SIK dan Kapolsek Muara Bangkahulu AKP Irianto SH membenarkan dengan penemuan ganja kering dalam bentuk tas yang dibuang oleh seseorang.
Kita sudah menginstruksikan anggota untuk menutup pintu masuk dan keluar dari Kota Bengkulu. Langkah ini untuk menemukan pengendara mobil Toyota Avanza warna hitam, ujar Kapolres.
Joko sendiri menduga pemilik barang haram itu merupakan pemain lama. Hanya saja untuk memastikan hal itu, pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
Pengakuan Warga
Salah seorang warga Jl Budi Utomo Beringin Raya Kota Bengkulu, Bulek (28) yang beraktifitas di sekitar lokasi penemuan ganja seberat 11 Kg itu mengutarakan dia sempat melihat salah seorang dari atas kendaraan
melempar tas tersebut ke tepi jalan hingga masuk ke semak-semak. Tak lama kemudian, Mariani (9) bocah yang duduk di bangku kelas 4 SD mendatangi tas tersebut.
Lantaran berat, Mariani langsung memanggil orang tuanya dan Bulek. Namun setelah di buka ternyata isi tas tersebut ganja kering yang telah terbungkus dengan kantong asoy berwarna hitam.Kita menyangka tas tersebut bayi yang buang. Namun ternyata ganja kering. Karena itu kita langsung lapor polisi yang kebetulan lagi razia, terang Bulek.(333)
|